Gubernur Jatim Apresiasi Peran TNI dalam Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
Surabaya, JatimMaju.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran dan pengabdian prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Khofifah menyampaikan apresiasi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”.
“Selamat HUT Ke-81 TNI. Terima kasih atas dedikasi seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI, dan mengabdi kepada rakyat,” katanya dalam keterangan resminya, Senin.

Menurut Khofifah, tema HUT Ke-81 TNI mencerminkan pentingnya hubungan yang kuat antara prajurit dan masyarakat sebagai salah satu fondasi dalam menjaga ketahanan serta persatuan bangsa.
Ia mengatakan kedekatan TNI dengan masyarakat harus terus dipelihara melalui pengabdian, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“TNI kuat bersama rakyat adalah semangat untuk terus menjaga kedekatan dan kepercayaan. Ketika prajurit hadir, peduli, dan bekerja bersama masyarakat, di situlah kemanunggalan semakin kokoh dan semangat gotong royong terus tumbuh,” ujarnya.
Khofifah menilai sinergi TNI dengan pemerintah daerah di Jawa Timur telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Kerja sama Pemprov Jatim dengan TNI dalam program tersebut berlangsung sepanjang 2019 hingga 2025 dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur.
Dalam periode tersebut, sebanyak 38.075 unit rumah telah ditangani, terdiri atas 35.401 unit melalui kerja sama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya dan 2.674 unit bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V.
Selain perbaikan rumah, kolaborasi Pemprov Jatim dengan Kodam V/Brawijaya juga telah mencakup pembangunan 2.062 jamban keluarga.
“Di Jawa Timur, kita merasakan manfaat kerja bersama dengan TNI. Para prajurit turut membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak dan lingkungan yang lebih baik,” katanya.
Menurut dia, program tersebut menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Untuk 2026, Pemprov Jatim kembali melanjutkan kolaborasi tersebut dengan menargetkan perbaikan 1.700 unit rumah melalui kerja sama dengan Kodam V/Brawijaya yang tersebar di 18 kabupaten.
Sementara itu, sebanyak 220 unit rumah ditargetkan diperbaiki melalui kerja sama dengan Kodaeral V.
Khofifah berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperluas, termasuk dalam menghadapi bencana alam maupun pelaksanaan berbagai kegiatan kemanusiaan.
Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
“Semoga TNI semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat, dan senantiasa diberikan kekuatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas. Bersama rakyat, kita jaga Indonesia tetap berdaulat dan terus bergerak menuju kehidupan yang semakin adil dan makmur,” katanya. jtm/zam





