Home / Olahraga / Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 Diikuti 540 Pegolf, Hadiah Hole in One Tembus Rp5,1 Miliar

Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 Diikuti 540 Pegolf, Hadiah Hole in One Tembus Rp5,1 Miliar

Surabaya, JatimMaju.Com – Sebanyak 540 pegolf dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 yang berlangsung pada 7–8 November 2026. Turnamen dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-66 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut menawarkan total hadiah hole in one senilai Rp5,1 miliar.

Turnamen resmi dibuka Rektor ITS Prof Dr Bambang Pramujati di Bukit Darmo Golf, Surabaya, Sabtu (7/11). Kompetisi ini digelar di tiga lapangan golf, yakni Bukit Darmo Golf, Golf Graha Famili, dan Ciputra Golf Surabaya.

Bambang mengatakan, kegiatan yang diinisiasi para alumni ITS melalui Persatuan Golf Alumni (PGA) ITS tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempertemukan alumni, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai kalangan untuk membangun jejaring dan kolaborasi.

Menurut dia, keterlibatan pegolf dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas golf menunjukkan bahwa turnamen ini memiliki ruang yang terbuka untuk memperluas hubungan antarkampus.

“Turnamen ini untuk mengumpulkan banyak alumni dari berbagai universitas untuk bersinergi. Turnamen juga diikuti banyak pegolf muda dan pegolf junior. Harapannya networking akan semakin kuat dan luas,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut akan terus diselenggarakan setiap tahun karena kolaborasi antarpihak menjadi kebutuhan penting. Peningkatan jumlah peserta juga menunjukkan tingginya antusiasme terhadap turnamen tersebut.

Bambang menyebutkan, sejumlah pimpinan perguruan tinggi dijadwalkan turut hadir pada hari kedua. Bahkan, sekitar 12 rektor direncanakan bergabung dalam kegiatan di Ciputra Golf.

Sementara itu, Ketua PGA ITS Jatim sekaligus Ketua Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 Totok Dwi Hariono menjelaskan, turnamen ini dirancang sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara alumni, dunia usaha, dunia industri, serta mitra perguruan tinggi.

Dia mengatakan, rangkaian pertandingan telah diawali dengan kategori junior-amateur pada 4–6 November di Graha Famili. Selanjutnya, pertandingan kategori amateur berlangsung pada 7–8 November.

Pada hari pertama, sebanyak 312 pegolf bertanding dengan format 9 hole di Bukit Darmo Golf dan 9 hole di Graha Famili Golf. Sementara pada hari kedua, sebanyak 228 pegolf akan menyelesaikan pertandingan 18 hole di Ciputra Golf.

Dengan demikian, total peserta dalam rangkaian turnamen mencapai 540 pegolf.

Sejumlah pegolf junior berpengalaman juga turut meramaikan kompetisi, di antaranya Jevan Lucius Ludy, Farel Aris Djafar Ginting, Borklyn Troy Laksono, dan Alaric Akbar Zubair.

Totok menegaskan, keterlibatan pegolf junior merupakan bagian dari komitmen penyelenggara dalam mendorong regenerasi atlet golf secara berjenjang.

Melalui kompetisi tersebut, para pegolf muda diharapkan memperoleh pengalaman bertanding yang dapat menjadi bekal untuk mengikuti kejuaraan tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Hadiah Hole in One Rp5,1 Miliar

Daya tarik lain turnamen tahun ini adalah penyediaan hadiah hole in one dengan nilai total mencapai Rp5,1 miliar. Hadiah tersebut terdiri atas dua unit mobil BMW, emas, serta uang tunai.

Hadiah hole in one dapat diperebutkan peserta pada setiap hole par 3 di ketiga lapangan yang menjadi lokasi pertandingan.

Selain itu, panitia juga menyiapkan door prize dengan total nilai sekitar Rp500 juta. Hadiah utama atau grand prize berupa uang tunai Rp101 juta dan sepeda motor, sedangkan super grand prize berupa uang tunai Rp121 juta.

Totok mengatakan, peningkatan nilai hadiah menjadi salah satu upaya panitia untuk menjaga daya tarik turnamen sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang lebih menarik bagi peserta.

ITS Siapkan Driving Range untuk Mahasiswa

Di sisi lain, ITS juga berupaya memperluas pengembangan olahraga golf di lingkungan kampus. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembangunan fasilitas driving range agar mahasiswa memiliki tempat latihan yang memadai.

Bambang mengatakan, ITS telah memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Golf sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin mengenal dan menekuni olahraga tersebut.

Menurut dia, golf saat ini semakin terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan mahasiswa. Selain sebagai aktivitas olahraga, golf juga dapat menjadi ruang untuk berdiskusi, bernegosiasi, serta membangun jejaring.

Karena itu, ITS ingin mendorong lebih banyak mahasiswa terlibat dalam kegiatan golf melalui dukungan fasilitas latihan di kampus.

Bambang mengungkapkan, lahan untuk pembangunan driving range sebenarnya telah disiapkan. Namun, pihak kampus masih membutuhkan dukungan mitra investasi, terutama dari kalangan alumni maupun pihak lain yang berminat bekerja sama.

“Lahannya sudah kita siapkan. Sekarang kami sedang berusaha mencari alumni atau mitra yang bisa berinvestasi untuk pembangunan fasilitas tersebut,” katanya. jtm/hin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *