Surabaya, JatimMaju.Com – Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kapasitas angkutan pengumpan atau feeder WiraWiri Suroboyo pada rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)–Lakarsantri dengan mengganti armada lama menggunakan 18 mikrobus baru. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi layanan transportasi umum.
Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eni Sugiharti, mengatakan penggantian kendaraan dilakukan berdasarkan evaluasi berkala terhadap jumlah penumpang dan tingkat keterisian armada di setiap rute.
Menurut dia, hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan layanan pada rute Lakarsantri cukup tinggi sehingga diperlukan kendaraan dengan kapasitas angkut lebih besar.
“Setiap rute kami evaluasi secara berkala, termasuk tingkat keterisian penumpangnya. Dari hasil evaluasi di lapangan, kebutuhan di rute Lakarsantri cukup tinggi. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas kendaraannya agar bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat,” kata Eni, Senin.

Ia menjelaskan, armada yang sebelumnya menggunakan kendaraan jenis Gran Max dengan kapasitas 10 penumpang kini digantikan mikrobus yang mampu mengangkut hingga 24 penumpang. Kapasitas tersebut terdiri atas 19 penumpang duduk dan lima penumpang berdiri.
Untuk mendukung operasional rute tersebut, Dishub Surabaya menyiapkan 19 unit mikrobus. Sebanyak 18 unit digunakan untuk melayani penumpang, sedangkan satu unit lainnya disiapkan sebagai kendaraan cadangan.
Eni menambahkan, pemilihan jenis kendaraan tidak hanya mempertimbangkan kapasitas angkut, tetapi juga kondisi jalan dan karakteristik lalu lintas di sepanjang rute pelayanan.
Dengan penyesuaian tersebut, pengoperasian armada diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan penumpang tanpa mengabaikan kondisi operasional di lapangan.
“Dengan kendaraan yang kapasitasnya lebih besar, daya tampung penumpang meningkat dan operasional bisa lebih efisien. Kami menyesuaikan jenis kendaraan dengan kebutuhan rute agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Berdasarkan data Dishub Surabaya, sebelum penambahan mikrobus baru, armada transportasi umum di Kota Pahlawan terdiri atas 107 unit feeder dan 80 unit bus.
Dari total armada feeder tersebut, sebanyak 89 unit merupakan kendaraan jenis Gran Max dan 18 unit HiAce.
Sementara itu, armada bus mencakup 26 unit bus, 23 unit bus medium, 17 unit bus Trans Semanggi Suroboyo, 12 unit bus listrik, serta dua unit bus tingkat.
Penambahan mikrobus pada rute TIJ–Lakarsantri menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya menyesuaikan layanan angkutan umum dengan kebutuhan masyarakat, terutama pada jalur yang memiliki tingkat permintaan penumpang tinggi. jtm/yad





