Surabaya, JatimMaju.Com – Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya memastikan ketersediaan pasokan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tetap terjaga, meskipun harga daging sapi kualitas 1 masih bertahan di level Rp150.000 per kilogram sejak Juni 2026.
Direktur Utama RPH Surabaya Fajar A. Isnugroho mengatakan, pemantauan harga dan ketersediaan pasokan terus dilakukan guna mengantisipasi perkembangan pasar sekaligus menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
“Harga daging sapi di pasar saat ini cenderung bertahan sejak Juni lalu. Jadi, kondisi yang kita lihat sekarang merupakan pola kestabilan harga yang terbentuk dalam beberapa bulan terakhir,” katanya, Sabtu.

Berdasarkan hasil pemantauan Tim Monitoring Daging RPH Surabaya di Pasar Tambahrejo pada Jumat (23/10), harga daging sapi kualitas 1 tercatat sekitar Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, harga jenis daging sapi lainnya berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.
Fajar menjelaskan, pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya RPH Surabaya dalam menjaga stabilitas informasi harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan asal hewan di wilayah Kota Surabaya.
Hasil pemantauan di lapangan juga dikoordinasikan secara rutin dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam menjaga ketersediaan pasokan dan merespons perkembangan harga.
Menurut dia, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya turut mencermati pergerakan harga daging sapi yang relatif stabil selama beberapa bulan terakhir.
Di sisi pasokan, ketersediaan sapi hidup yang siap dipotong menjadi salah satu faktor pendukung keberlangsungan distribusi daging sapi ke pasar. Dengan kondisi tersebut, RPH Surabaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.
“Kami memastikan pasokan daging sapi tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan sapi hidup siap potong juga mendukung keberlangsungan pasokan ke pasar. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa berbelanja seperti biasa sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Selain menjamin ketersediaan pasokan, RPH Surabaya juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan keamanan dan kelayakan daging yang dikonsumsi. Masyarakat dianjurkan memilih daging sapi hasil pemotongan di RPH yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Untuk memudahkan konsumen, pedagang yang menjadi mitra RPH Surabaya dapat dikenali melalui papan penanda Mitra RPH Surabaya yang terpasang di lapak penjualan.
Fajar menegaskan, RPH Surabaya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi harga dan pasokan daging sapi serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendorong konsumen memperoleh daging sapi yang aman dan layak dikonsumsi. jtm/gus





